oleh

Sungai Bionga Kabgor Jadi Fokus KKN UGM, UMG dan UNG

LINTAS LIMBOTO (LIGO) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo dinilai konsisten dalam menangani masalah lingkungan, khususnya Sungai, dengan Gerakan-Gerakan Restorasi Sungai. Hal tersebut membuat Perguruan Tinggi Universitas Gadjah Madah (UGM) yang berkolaborasi dengan dua perguruan tinggi Gorontalo, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMG) memilih Kabupaten Gorontalo sebagai Lokasi KKN dengan memfokuskan pada Restorasi Sungai Bionga, Limboto.

Tiga Perguruan Tinggi tersebut berkolaborasi untuk mengembalikan fungsi Sungai dengan Gerakan Restorasi Sungai. Mereka melihat, Sungai banyak memberikan manfaat kepada masyarakat. Selain menyediakan air, Sungai juga menyiapkan Ikan-Ikan yang menjadi kebutuhan.

Namun seiring dengan perkembangan, banyak masyarakat yang tidak lagi peduli terhadap lingkungan Sungai. Sehingga sangat mudah ditemui, Sungai menjadi Tempat Pembuangan Sampah Rumahan. Tindakan tersebut merupakan perlakuan negatif terhadap Sungai dan ketika turun hujan, Sampah yang dibuang menyumbat aliran Sungai dan menyebabkan banjir.

Sekretaris Daerah, Ir. Hadijah U Tayeb menyambut baik kolaborasi Tiga Perguruan Tinggi tersebut. Sekda mengatakan, dengan dilakukannya KKN Restorasi Sungai ini tentu akan membawa dampak pada daerah.

“KKN ini sangat penting sekali, memberikan dampak positif dalam pengembangan Sungai. Karena itu Kami sangat mendukung Kegiatan ini,” ungkap Sekda saat menyambut kehadiran peserta KKN 3 Perguruan Tinggi, Sabtu (29/06). Ruang Madani Kantor Bupati.

Peserta KKN asal UGM sampaikan Program Kerja KKN Restorasi Sungai kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo

Sementara itu, menurut Direktorat Pengabdian Masyarakat UGM, Mohammad Sulaiman, yang juga Dosen Teknik Sipil ini mengatakan kepedulian terhadap Sungai di Indonesia perlu ditingkatkan. KKN hadir sebagai cara untuk mengedukasi masyarakat agar lebih perduli terhadap masalah Sungai.

Dirinya menjelaskan, pada KKN Restorasi Sungai ini langkah yang akan dilakukan oleh Mahasiswa adalah mengenalkan kepada masyarakat tentang Penyelamatan Sungai secara global, Mempelajari Sungai yang ada di daerah, Melakukan Komunikasi dengan Komunitas Peduli Sungai dan secara bersama-sama Menanamkan Kepedulian terhadap lingkungan terhadap Siswa dan masyarakat.

“KKN Gerakan Restorasi sebagai cara mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat,” tukasnya.

KKN Restorasi Sungai di Kabupaten Gorontalo itu diikuti oleh 30 Mahasiswa UGM, 32 Mahasiswa UNG dan 10 Mahasiswa UMG.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Syahrir

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini