oleh

Tahun Depan Pemda Kabgor Akan Terapkan Pajak Air Tanah Dan Parkir

LINTAS KEUANGAN (LIGO) – Untuk mendorong pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Gorontalo, Pemda Kabgor mulai tahun 2020 nanti akan menerapkan Pajak Penggunaan Air Tanah bagi Pelaku Usaha.

Kepala Bidang Pendapatan Badan Keuangan Daerah, Syaifudin Abdullah, S.Sos mengatakan objek yang akan dikenakan pajak Penggunaan Air Tanah ini antara lain, Pelaku Usaha Pencucian Mobil/Motor, Usaha Depot Air dan Perhotelan.

“Pajak Air Tanah ini baru kita buatkan Regulasinya, dan sekarang sudah Tahapan Sosialisasi. Untuk pemungutannya sendiri Kita sudah punya datanya, dan Insya Allah pada Anggaran Perubahan ini Kita akan Anggarkan untuk Pengadaan Meteran Air,” ujar Syaifudin.

Namun untuk besaran pajak yang akan di pungut dari Penggunaan Air Tanah ini, kata Syaifudin, hingga saat ini Pemerintah Daerah belum menetapkan besarannya.

“Optimalnya mungkin nanti Tahun 2020, dan saat ini Kami masih fokus pada tahapan Sosialisasi dan pengadaan Meterannya,” tambahnya.

Selain Penggunaan Air Tanah yang akan dikenakan pajak, Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga akan menerapkan Pajak Parkir. Objek yang akan dikenakan Pajak Parkir ini di antaranya, Alfamart, Indomaret, Rumah Sakit dan Bandara atau objek lain yang melakukan usaha Parkir ditempat-tempat umum.

Dari Pajak Parkir, Pemerintah Daerah akan memungut Pajak sebesar 30 Persen dari pendapatan parkirnya. Selain untuk pendapatan bagi daerah, Regulasi Parkir tersebut juga dilakukan untuk mencegah munculnya Usaha-Usaha Parkir Baru yang hanya mengambil keuntungan untuk pribadi atau kelompoknya.

“Kita sering melihat, sudah mulai ada Kelompok yang memungut biaya Parkir. Dan kemarin kami sudah cek siapa-siapa saja yang melakukan itu, bila itu tidak ada Karcis dan Pemasukan bagi Daerah maka kita atur. Sehingga Tukang Parkir ini juga harus membayar Pajak kepada daerah,” jelas Syaifudin.

Syaifudin berharap dengan diterapkannya Pajak bagi Pengguna Air Tanah dan Parkir di Kabupaten Gorontalo akan menambah PAD Kabupaten Gorontalo, di lain sisi upaya tersebut juga untuk mengatur masyarakat agar tidak sembarangan menggunakan Air Tanah yang berdampak pada berkurangnya cadangan Air Tanah di Kabupaten Gorontalo. Sama halnya dengan Pajak Parkir, dirinya berharap pungutan Parkir tidak hanya memberi keuntungan bagi kelompok tertentu tetapi juga kepada Daerah.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Syahrir

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini