oleh

Tak Sesuai Usulan, Warga Pertanyakan “Proyek Drainase” Desa

LINTAS DESA (LIGO) – Proyek Pembangunan Drainase yang bersumber dari Dana Desa tahun 2019 di Desa Pentadu Barat, Kecamatan Tilamuta menuai protes dari warga. Lantaran Pembangunan Drainase di Dusun II, tepatnya dibelakang Masjid Al-Bahri, dengan panjang kurang lebih 78 Meter, yang menelan Anggaran sebesar 52.925.700 Rupiah itu dinilai tidak sesuai usulan skala prioritas warga.

Salah seorang masyarakat, Feri Mopangga menilai Pekerjaan Drainase itu tidak sesuai usulan dari Masyarakat. Sebab kata Dia yang menjadi usulan skala prioritas warga tidak dijalankan, justru yang tidak masuk usulan dalam Rapat-lah yang dikerjakan.

“Yang Saya tahu usulan Pembangunan Drainase ini, harusnya yang di depan Masjid, bukan dibelakang, Kita juga kaget, kenapa yang menjadi kesepakatan dalam Rapat tidak dilaksanakan, dan begitu sebaliknya, yang tidak masuk dalam Kesepakatan Rapat justru dikerjakan,” ungkap Feri dengan nada kesal, Kamis (12/09).

Feri juga mengatakan, seharusnya Pemerintah Desa, dalam melaksanakan pembangunan Proyek Drainase, lebih mengutamakan hal-hal yang bersifat khusus, dan yang menjadi kebutuhan masyarakat, bukan membangun sesuatu yang menjadi kebutuhan Pemerintah Desa.

“Selaku warga, khususnya di sekitar lokasi ini, Saya meminta kepada pihak Pemerintah Desa (Pentadu Barat) agar bisa mengerjakan suatu proyek, sebagaimana mestinya,” tegas Feri.

Sementara Ketua BPD Desa Pentadu Barat, Rendi Inajo, S.Pd, saat dihubungi awak media ini, terkait Pembangunan Drainase yang dikeluhkan warga lantaran dinilai tidak sesuai usulan warga,  membenarkan keluhan yang disampaikan warga.

“Apa yang dikeluhkan warga itu benar, Seharusnya Pembangunan Drainase itu, di depan Masjid Al-Bahri, sebab jika Musim Hujan, Air Hujan akan tergenang dan akan masuk dalam Masjid, sehingga menganggu aktivitas Ibadah, dan Kami di BPD tidak ada pemberitahuan dari Kepala Desa bahwa ada perubahan dalam penempatan Pembangunan Drainase pak,” kata Rendi.

Rendi juga menyampaikan, terkait masalah ini, sudah dilakukan pertemuan, dengan Dinas Sosial, Inspektorat, Kabag Tapem, BPD dan juga Anggota DPRD Boalemo,

“Dalam Pertemuan itu, Masyarakat sudah mempertanyakan kepada Dinas Sosial dan PMD, dan hasil dari Pertemuan itu, Pihak Inspektorat akan melakukan Penyelidikan Khusus (LIKSUS) terhadap Pembangunan Proyek Drainase di Desa Pentadu Barat,” jelasnya (C01).

Editor: Ompi

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini