oleh

Targetkan Menang 70% Di Pilpres, Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Matangkan Strategi

LINTAS POLITIK (LIGO) – Calon Presiden RI Joko Widodo dalam Rapat Kerja Nasional Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin mengajak semua Tim Kampanye untuk bekerja keras dalam memenangkan pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Dilansir dari VoAIndonesia.com, Ahad (28/10) usai memberikan arahan pada Tim Kampanye Nasional dan Tim Daerah, Joko Widodo meminta satu suara untuk mengkampanyekan dirinya dengan Ma’ruf Amin, di antaranya mengenai keberhasilan dan ide gagasan yang selama ini telah di suarakan oleh Jokowi. Tim Kampanye juga diminta dapat menepis Kampanye Negatif yang menyerang, tanpa harus membalas dengan melakukan hal serupa.

“Yang kita selalu ingin tawarkan adalah adu program, adu ide, adu gagasan, adu prestasi, adu rekam jejak. Ya narasi besar itu yang harus satu garis dari nasional sampai ke daerah. Tidak usah terpancing oleh hal-hal seperti itu, tapi juga harus bisa menjawab, kalau ada masyarakat bertanya harus bisa menerangkan, itu saja,” kata Jokowi.

Selain itu Jokowi juga meminta kepada timnya untuk tidak menjadikan hasil survei sebagai acuan waulupun memang di beberapa hasil survey Jokowi-Ma’ruf unggul.

“Tadi juga saya sampaikan mengenai hasil-hasil survey, jangan dipakai itu untuk menjadikan kita terlena, saya sampaikan. Bahwa survei-survei itu harus menjadi koreksi mana yang kurang ya dievaluasi, mana yang perlu diperbaiki, harus menjadi evaluasi dan koreksi bagi seluruh tim. semuanya harus kerja keras, saya sampaikan. Jangan terlena dengan yang namanya survei, saya sampaikan, semua harus tetap kerja,” terang Joko Widodo

Jokowi menghadiri Rakernas Tim Kampanye Nasional Indonesia Kerja di Surabaya, Minggu 28/10. (foto: VoAIndonesia.com/Petrus Riski)

Sementara itu, Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Raja Juli Antoni mengatakan, Tim Pemenangan menargetkan meraih 70 persen suara. Hal ini sangat penting untuk memastikan kemenangan yang diraih tidak menjadi gugatan ke Mahkamah Konsitusi bila selisih suara tidak terpaut jauh. Selain itu, tim koalisi diminta memperkuat dukungan melalui kader partai, anggota legislatif maupun calon anggota legislatif, untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf.

“Kita punya kesepakatan bahwa kemenangan Pak Jokowi harus 70 persen. Ada pendisiplinan internal partai-partai, kalau ada kader partai, calon anggota legislatif atau anggota legislatif partai lama yang tidak memberikan dukungan ke Pak Jokowi akan ada sanksi internal yang dilakukan,” pungkasnya.

Laporan: VoAIndonesia/Najid Lasale
Editor: Arlan

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini