oleh

Terapkan Sistem Berbasis IT, Pengelola Keuangan Diminta Menguasai

LINTAS KABGOR (LIGO) – Guna mewujudkan akuntabilitas Keuangan Daerah yang berkualitas dalam mentransformasikan manajemen Pemerintahan yang baik dan bersih, sikap profesional Pengelola Keuangan sangatlah dibutuhkan. Sehingga dengan hadirnya Sistem Kas Daerah (KASDA) Online Versi 2.3 dan Fitur Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) Versi 2.7.0.13 Tahun 2019 yang merupakan fitur terbaru yang dikembangkan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Skill Pengelola Keuangan Daerah dalam hal ini Bendahara Pengeluaran dan Bendahara Penerimaan di setiap Instansi Pemerintahan dapat terdorong.

Hal inilah yang coba dijawab Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Badan Keuangan Kabupaten yang secara terus-menerus mendorong Aparat Pengelolaan Keuangan untuk mendapatkan informasi serta cara pengelolaan Keuangan Daerah yang baik bahkan berbasis IT.

Di era yang serba ketergantungan dengan IT ini, Kepala Badan Keuangan DR. Abdul Manaf Dunggio saat diwawancarai lintasgorontalo.com usai Pembukaan Sosialisasi Kasda Online Versi 2.3 dan Pengenalan Fitur Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) Versi 2.7.0.13 Tahun 2019, Kamis (17/01/2019) di Hotel Oasis Amir, Jakarta mengaku, bahwa setiap Bendahara harus memiliki skill Pengelolaan Keuangan yang baik dan menguasai sistem online.

“Salah satu keunggulan Pengelohan Keuangan berbasis Online dengan menggunakan Kasda Online Versi 2.3 dan Fitur Sistem Informasi Manajemen Daerah (Simda) Versi 2.7.0.13 Tahun 2019 adalah lebih banyak mendukung fitur terbaru, Transaksi Non Tunai,” kata Abdul Manaf Dunggio.

SIMDA ini sendiri lanjut Abdul Manaf Dunggio adalah SIMDA yang berkelanjutan dari pengembangan fitur. Dan saat ini pengembangan fitur tersebut sudah mencakupi hal yang belum tercover di SIMDA sebelumnya. Untuk menggunakan fitur ini, sambung Abdul Manaf, ada kendala yang dihadapi, hanya saja kendala itu selalu dikonsultasikan dengan berbagai Instansi terkait yang berwenang melakukan Pengelolaan Keuangan.

(kiri ke kanan) Kepala Badan Keuangan Pemda Kabupaten Gorontalo, Narasumber, Asisten III Hen Restu, Narasumber.

Selain itu tantangan dan masalah yang akan dihadapi saat menggunakan Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah berbasis Online adalah akan timbulnya kejahatan di dunia Internet (Cyber Crime). Namun pihaknya tidak khawatir, sebab fitur SIMDA ini sudah terbukti keamanannya.

“Dari segi keamanan, sudah terbukti bahwa SIMDA ini aman. Karena yang menggunakan bukan hanya di Kabupaten Gorontalo,” tandas Manaf.

Laporan: Najid L
Editor: Gilang Ramadhan

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini