oleh

Terima Kunjungan Pemkab Halmahera Timur, Rismawaty : Mereka Studi Tiru Transaksi Non Tunai

LINTAS KEUANGAN (LIGO) – Sekretaris Badan Keuangan Kabupaten Gorontalo RismawatyArsyad, SE., M.Si., menerima kunjungan Tim Studi Tiru Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara, diruang Upango, Senin, (16/9/2019). Pada kesempatan itu, Rismawaty didampingi sejumlah Pejabat dilingkungan Badan Keuangan.

Ditemui Lintasgorontalo.com, Rismawaty mengatakan bahwa kunjungan Pemkab Halmahera Timur untuk melihat langsung bagaimana Penerapan Transaksi Non Tunai di Kabupaten Gorontalo.

“Kami menerima kunjungan Tim Studi Tiru dari Halmahera Timur. Mereka ingin melihat seperti apa Transaksi Non Tunai, bagaimana penerapannya, kesiapan Perbankan yang mengelola Kas Daerah, kemudian juga Aturan-Aturannya,” ungkap Rismawati.

“Ini daerah ke 3 yang melakukan Stuban terkait Transaksi Non Tunai. Kami sangat bangga dan bersyukur Kabupaten Gorontalo menjadi Daerah Perbandingan,” tambah Rismawaty.

Sementara itu, menjawab pertanyaan Pemkab Halmahera Timur soal kendala penerapan Transaksi Non Tunai, Rismawaty mengatakan pada awal penerapannya, Transaksi Non Tunai masih mengalami kendala, namun setalah dilakukan Evaluasi secara berkala, Badan Keuangan berhasil menerapkan secara maksimal.

“Ada pertanyaan dari Tim Studi Tiru soal kendala Transaksi Non Tunai. Jadi Kami sampaikan memang pada awal penerapan ada sedikit masalah seperti ada Sisa Saldo yang sulit dijelaskan. Namun Kami terus lakukan perbaikan dan Alhamdulillah Transaksi Non Tunai sudah bisa diterapkan secara keseluruhan di Pemerintah Kabupaten Gorontalo,” terang Rismawaty.

Badan Keuangan Kabupaten Gorontalo menerima kunjungan Tim Studi Tiru Pemkab Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara, Senin (16/9/2019)

Rismawaty juga mengungkapkan, penerapan Transaksi Non Tunai di Kabupaten Gorontalo sudah dimulai pada pertengahan Juni 2017, setalah dikeluarkannya Surat Edaran Mendagri Nomor 9 dan 10 tentang Transaksi Non Tunai.

“Sebenarnya Transaksi Non Tunai ini sudah berlaku di Dunia Perbankan dari Tahun 2014, tapi untuk Pemerintah Daerah baru keluar di Tahun 2017 dan Badan Keuangan Kabupaten Gorontalo langsung menerapkan pada pertengahan Juni 2017. Sementara untuk keseluruhan Pemerintah Kabupaten Gorontalo dimulai pada 1 Januari 2018,” ungkap Rismawaty. (B02)

Editor: Alan Pakaya

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini