oleh

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Badan Keuangan Kabgor Hadirkan Inovasi

LINTAS KEUANGAN (LIGO) – Pendapatan Daerah Kabupaten Gorontalo yang bersumber dari Pajak, setiap tahun terus mengalami peningkatan. Rata-rata mengalami Peningkatan diatas 18 Persen. Yang paling mengembirakan lagi dari Tahun 2018 – 2019 Pendapatan dari sumber Pajak mengalami peningkatan yang sangat signifikan yakni menjadi 27 Persen. Keberhasilan ini patut diapresisasi, ini menandakan bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah berhasil memanfaatkan Objek-Objek Pajak.

Badan Keuangan Daerah melalui Kepala Bidang Pendapatan Syaifudin Abdullah, S.Sos mengatakan Pendapatan Daerah yang bersumber dari Pajak ini akan terus mengalami peningkatan yang signifikan, mengingat masih banyak sumber-sumber Pajak yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Pendapatan Pajak dari Tahun 2018 ke 2019 terjadi peningkatan signifikan yakni 27 Persen atau sekitar 6 Milyar Rupiah. Ada 3 Sumber Pendapatan yang paling besar dintaranya Pajak Penerangan Jalan, Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan Pajak Restoran,” kata Syaifudin, Jum’at (02/08). Di Ruang Kerjanya.

Syaifudin mengatakan Pendapatan ini akan terus bertambah. Salah satu langkah yang akan dilakukan dalam meningkatan Pendapatan dari Objek Pajak ini adalah dengan Pemuktahiran Basis Data. Dengan Basis Data ini khusus PBB yang tadinya potensinya 5.3 Milyar Rupiah bisa meningkat menjadi 15 Milyar Rupiah. Hanya saja kata Syaifudin Pemuktahiran Basis Data ini memerlukan Anggaran yang besar.

“Peningkatan ini akan terjadi bila Kita benar-benar memuktahirkan datanya, karena masih banyak Potensi yang Terabaikan,” terang Syaifudin.

Syaifudin menganalogikan Potensi yang Terabaikan ini, misalnya kata Dia ada masyarakat yang telah memiliki Bangunan/Rumah dan telah membayar PBB. Setelah itu Objek Pajak melakukan Pengembangan Bangunannya namun belum melaporkan Pembangunan kepada Pemerintah Daerah, sehingga Nilai PBB yang dibayarkan masih sangat kecil. Seharusnya pengembangan ini juga dilaporkan kepada Pemerintah Daerah.

Dengan mencontohkan hal tersebut kalau Pembangunan dilaporkan dan dilakukan Pemuktahiran Basis Data Terpadu setelah dihitung secara keseluruhan perubahaan bangunannya bisa jadi, yang tadinya PBB hanya 100 Ribu Rupiah naik menjadi 500 Ribu Rupiah.

Zulkifli, Kepala Subbid Pendapatan

Disamping tugas-tugasnya untuk memaksimalkan Pendapatan Daerah, Badan Keuangan mengakui masih kekurangan tenaga Petugas, selain itu Sumber Daya Manusia masih perlu ditingkatkan melalui Pendidikan dan Pelatihan dan Anggarannya juga masih harus didukung oleh DPRD yang memiliki Fungsi Anggaran, Anggaran ini nantinya akan dimanfaatkan untuk memuktahirkan data demi terwujudnya Pendapatan Daerah yang maksimal.

Badan Keuangan melalui Bidang Pendapatan juga terus melakukan Inovasi untuk memudahkan Pembayaran Pajak, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi. Kepala Sub Bidang Pendapatan, Zulkifli mengatakan untuk memudahkan Pelayanan Pajak, Bidang Pendapatan saat ini telah menggunakan Aplikasi yang beberapa waktu lalu di-Launching langsung oleh Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo.

“Mudahkan Pelayanan Pajak, Kita sudah memanfaatkan Teknologi  Informasi Pajak Daerah (TI Padaa) dalam wujud Aplikasi I-PBB (Informasi Pajak Bumi dan Bangunan). I-PBB merupakan Aplikasi berbasis Smartphone yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Gorontalo bekerja sama dengan PT. Bank SulutGO. Nantinya bukan PBB saja, Kita juga akan melakukan Pelayanan Pajak secara keseluruhan dengan Sistem Online,” jelas Zulkifli. (A01)

Editor: Syahrir

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini