oleh

Untuk Menyerap DAK, SKPD Kabgor Diminta Optimalkan Waktu

LINTAS LIMBOTO (LIGO) – Proses Pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun ini di Kabupaetn Gorontalo, ada beberapa dokument persyaratan yang harus dipenuhi oleh masing-masing SKDP, pesyaratan ini dijelaskan oleh Sekretaris Badan Keuangan Daerah, Rismawaty Arsyad.SE.M.Si harus dipenuhi agar pencairan tahap demi tahap dapat dilakukan.

“Persyaratannya yang pertama review dari Inspektorat, pengeolaan DAK tahun sebelumnya, tahun 2018, kemudian Laporan, Laporan ini terkait Laporan 2018 yang merupakan Laporan Review APIP dan kemarin sudah saya cek, dalam waktu dekat akan selesai, Laporannya sudah di upload dan sudah ditanda tangani oleh Pak Bupati.

Selanjutny SKPD pengelolah DAK harus menginput Data Kontrak, dan juga SKPD harus mengisi format Rencana Penyerapan Dana tahap demi tahap,”Terang Rismawaty usai menerima Kunjungan dari KPPN Provinsi Gorontalo beberapa waktu lalu.

Lanjut Dirinya menambahkan dalam Kunjungan KPPN tersebut memberikan Format Rencana Penyerapan Dana yang harus dilakukan SKPD untuk setiap tahapan. “Bulan apa penyerapannya, berapa persen yang akan diserap,”Tambahnya.

Format Penyerapan Dana tersebut akan menjadi bahan control bagi KPPN sekaligus menjadi Indikator Kinerja Utama bagi KPPN yang dipantau oleh Kementrian Keuangan.

“Setelah mengisi format, SKPD diharapkan agar komitmen melaksanakan tahap demi tahap sesuai rencanan penyerapan,”Uajr Rismawaty.

Badan Keuangan Daerah kepada SKPD sendiri menekankan agar proses penyerapan DAK tersebut harus di optimalkan dan beraharap SKPD melakukan proses penerapan sebelum batas akhir penyerapan DAK pada 22 Juli 2019. Sebab pada  22 Juli tersebut pihak Badan Keuangan Daerah sudah melakukan proses di KPPN Provinsi Gorontalo.

“Kita jangan mengambil batas akhir sebagai patokannya, karena kalau nanti bergerak 22 Juli 2019, nanti tahap tiganya akan mepet, sementara untuk batas tagihannya dikita untuk beban langsung kita upayakan sebelum akhir Desember sudah bisa di proses di Keuangan, karena habis itu ada mekanismenya di pihak Perbankan,”Jelas Rismawaty.

Laporan : Najid Lasale
Editor : Syahrir

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini