oleh

Waketum PP AMPG Desak Ketua Partai Golkar Mundur, Ini Reaksi Hamzah Sidik

LINTAS POLITIK (LIGO) – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto diminta mundur dari jabatannya. Pasalnya Wakil Ketua Umum PP AMPG, Abdul Azis menilai Partai Golkar mengalami kemunduran dengan dalih, perolehan Kursi Parlemen di Senayan yang berhasil direbut Partai Golkar pada Pemilu tahun ini (2019) berkurang.

Pernyataan ini pun mengundang reaksi dari sejumlah Kader Golkar, salah satunya Hamzah Sidik yang juga Ketua AMPG Gorontalo Utara. Ia menilai, alasan yang diutarakan Abdul Azis kurang kuat.

“Waketum PP AMPG itu tidak punya rasa malu, masa’ hanya karena kursi Partai Golkar yang berkurang, langsung minta Ketua Umum Airlangga mundur,” tutur Hamzah Sidik yang juga Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi Partai Golkar (16/6/19).

Bukan hanya itu, Wakil Ketua Umum PP AMPG, Abdul Azis ini juga meminta Musyawarah Nasional  (Munas) Partai Golkar  dipercepat.

Keinginan ini makin membuat Hamzah Sidik geram. Hamzah Sidik berpandangan, Hasil Perolehan Kursi Partai Golkar pada Pemilu 2019 kemarin layak diacungi jempol. Dirinya menyatakan, tidak mudah untuk mendapatkan posisi Jumlah Kursi kedua terbanyak di Parlemen Senayan saat Partai Golkar menurun elektabilitasnya.

“Sebelum proses pemilihan, Partai Golkar mengalami gonjangan Internal maupun Eksternal. Diawali, Kongres Bali vs Kongres Ancol, kemudian Skandal Korupsi mantan Ketua Umum Setya Novanto, tetapi masih mendapatkan kursi terbanyak kedua di DPR-RI,” terangnya.

“Seharusnya Abdul Azis  bercermin dan Intospeksi Diri, Kader-Kader AMPG di daerah pontang-panting kerja kerja politik, nah Dia apa yang sudah Dia lakukan?” lanjut Hamzah dengan tegas.

Sebagai Wakil Ketua Umum AMPG, Hamzah mengaku belum pernah mendengar kiprah Abdul Azis di Partai. Pada masa sebelum pemilihan, Ketua Umum PP AMPG, Fahd A Rafiq tersandung kasus korupsi Al-Quran dan Ketua Umum Partai GOLKAR Setya Novanto tersandung korupsi E-KTP, Hamzah tidak pernah mendengar, Waketum PP AMPG itu, menyatakan Perbaikan.

“Azis itu tidak pandai bersyukur, bahwa dengan masih menempati Peringkat Kursi Kedua di DPR-RI itu membuktikan bahwa  Kerja Keras Kolektif seluruh Kader Partai di bawah kepemimpinan Ketua Umum Airlangga Hartarto berjalan secara baik,” ungkap Hamzah Sidik .

Hamzah mengemukakan, harusnya kader Partai Politik menginginkan hasil Pemilu yang maksimal sesuai target yang telah ditetapkan. Kemudian perlu adanya evaluasi hasil Pemilu serta proyeksi Partai kedepan dalam menyambut Pilkada Serentak nanti.

“Kami sebagai Kader Muda di daerah setuju dan mendukung, tapi kalau hanya ribut-ribut soal Struktur, apalagi hanya soal Siapa yang jadi Ketua Umum, maka Kami mengecam mental Anak-Anak Muda macam itu,” tutup Hamzah Sidik.

Laporan : Jaringan Berita SMSI
Editor : Najid

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini