oleh

Warga Terdampak Pembangunan GORR Akui Tak Permasalahkan Pembayaran Lahan

LINTAS BONEBOL (LIGO) – Pembangunan Gorontalo Outer Ring Road (GORR)  membawa dampak positif bagi masyarakat Gorontalo. Selain sebagai wujud Pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pembangunan GORR juga dilakukan untuk meningkatkan Konektivitas guna mendukung Perekonomian pada Tiga Wilayah di Provinsi Gorontalo, Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo.

Atin Maeda (50) seorang Pedagang di Desa Talulobotu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango yang terkena dampak Pembangunan GORR dan harus merelakan sebagian rumahnya dibongkar untuk Pembangunan Jalan, menurutnya Pembangunan GORR ini dapat membawa dampak ekonomi baginya, meskipun dirinya harus merelakan rumahnya.

“Kalau menurut Saya ini Pembangunan GORR bermanfaat, nanti ini juga kan untuk peningkatan Ekonomi,” ucapnya saat diwawancarai lintasgorontalo.com dirumahnya yang sebagian telah diratakan dengan tanah, Senin (17/12).

Atin juga mengaku dalam Proses Pembayaran Lahan dan Rumahnya yang dibongkar oleh Pemerintah, dirinya merasa puas.

“Rumah ini sudah dibayar oleh Pemerintah, harganya 115 Juta Rupiah. Tapi baru sebagian yang dibongkar karena akan dibangun Jalan, sementara untuk sebagian lagi belum dibongkar, katanya ini hanya akan digunakan sebagai Pelebaran Jalan, yang mana 5 Meter dari Bahu Jalan itu harus ada Lahan Kosong,” terang Atin.

Salah Satu Ruas Pembangunan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) yang mulai digunakan warga untuk melintas yang terhubung dengan Jalan Di Kabupaten Bone Bolango

Karena sebagian Rumahnya belum dibongkar, Janda 2 Anak ini masih memanfaatkannya untuk berdagang. Namun dirinya mengakui Uang yang sudah dibayarkan oleh Pemerintah telah dibelikan Rumah. Sehingga ketika akan dibongkar Dirinya telah memiliki tempat tinggal baru.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Gilang

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini