oleh

Waspada Anthrax Di Kabupaten Gorontalo, Pemda Lakukan Vaksinasi

LINTAS KABGOR (LIGO) – Waspada Anthrax masih terus dilakukan oleh Pemda Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan yang terus melakukan koordinasi dengan Pihak-Pihak terkait tentang penyebaran Penyakit Anthrax, setelah pada 17 Januari 2019 lalu dilaporkan bahwa salah satu Masyarakat menderita luka-luka yang diduga efek dari mengkonsumsi Daging yang terjangkit bakteri Anthrax.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gorontalo, Fony Tangahu menjelaskan, Anthrax adalah penyakit serius dan langka yang disebabkan oleh Bakteri Bacillus Anthracis.

“Biasanya Bakteri ini menjangkiti Hewan Ternak dan Hewan-Hewan yang dipakai dalam Permainan, seperti Rodeo, Karapan Sapi, atau Adu Domba. Bakteri B. Anthracis memproduksi Spora yang dapat menyebarkan Infeksi.” terang Fony Tangahu.

Penularan kepada Manusia dapat terjadi dengan menghirup Spora Anthrax. Sampai saat ini tidak ada Bukti Medis yang menunjukkan bahwa Bakteri penyebab Anthrax dapat menular  antar Manusia. Namun Orang yang sehat memiliki kemungkinan tertular jika Dia memiliki luka di kulit yang bersentuhan secara langsung dengan luka yang ada pada kulit Penderita Anthrax,” sambung Fony Tangahu, Selasa (29/01) saat melakukan Investigasi dan Uji Sampel tanah di Lokasi yang di duga menjadi tempat Penyebaran Bakteri Anthrax.

Investigasi ini menyangkut pengambilan sampel tanah Lokasi kasus kejadian untuk dilakukan uji ulang. Sambil menunggu hasil Uji Lab dari Balai Besar Veeriner Maros dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gorontalo sendiri telah melakukan langkah-langkah Teknis Penanganan Kasus dengan melakukan Vaksin dan pemberian Antibiotik dan Vitamin, kepada Hewan Ternak.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gorontalo bersama warga cegah Anthrax dengan melakukan Vaksin pada Sapi Warga.

Hingga Hari ini (29/01) total 1,454 Ekor Hewan Ternak Sapi/Kambing telah dilakukan Pengobatan dan Vaksinasi untuk mencegah penularan Bakteri Anthrax.

“Untuk menghindari terjadinya penyakit Anthrax di himbau untuk tidak mengkonsumsi Hewan/Ternak yang terkena penyakit dan menghindari kontak langsung dengan Hewan/Ternak yang sakit, dan apabila terjadi kasus Kematian yang tiba-tiba pada Hewan/Ternak untuk segera melaporkan kepada Pemerintah setempat dan segera berkoordinasi dengan Intansi Teknis terkait,” himbau Fony Tangahu.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Syahrir

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini